Tim gabungan bekerja sejak pukul 15.00 WIB saat ditemukannnya korban tersebut hingga 18.56 WIB. Namun, debit air yang terus meningkat membuat evakuasi harus dihentikan sementara. Tenaga tambahan juga dibutuhkan untuk memaksimalkan upaya pencarian. Evakuasi akan dilanjutkan kembali besok apabila kondisi memungkinkan.
“Kita berupaya semaksimal mungkin agar proses evakuasi berlangsung aman dan korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga. Kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya dan memohon doa dari seluruh masyarakat,” ujar Wako Hendri.
Di kawasan Mega Mendung, kondisi jalan terlihat amblas dan putus total akibat terjangan galodo. Alat berat telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan dan membuka akses kembali. (*/002)







