“Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tuturnya.
“Seandainya ditemukan bahwa mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.”
Peristiwa nahas yang menewaskan Affan terjadi di tengah aksi unjuk rasa DPR di Jakarta pada Kamis (28/8). Dia tertabrak dan terlindas kendaraan rantis (rantis) Brimob Polri, kemudian meninggal.
Hafidz (40), seorang rekan sesama driver, menegaskan Affan sebetulnya tidak sedang ikut dalam demonstrasi yang mengecam tunjangan mewah DPR RI dan mengkritik pemerintah Prabowo Subianto.
Pria yang akrab disapa Ompong itu menyebut sebenarnya Affan tidak mengikuti kegiatan demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Ia mengatakan sang rekan justru sedang bekerja, yakni mengantarkan order GoFood di malam hari. (*/001)