Mahasiswa Biologi UNP Temukan Kelinci Belang Endemik di Nagari Singgalang

Sebelumnya Wakil dekan FMIPA UNP Prof Dr Yuni Ahda S.Si, M.Si sampaikan ucapan terima atas sambutan dari pemerintah daerah, nagari dan masyarakat kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengabdian.

“Dengan telah ditemukan hewan endemik Kelinci Belang Sumatera di hutan kawasan nagari Singgalang dilakukan penelitian sekaligus dilanjutkan dengan pengabdian masyarakat untuk melakukan sosialisasi seperti yang dilaksanakan saat ini melalui kegiatan pelestarian lingkungan yaitu Alek Konservasi Biologi dengan Nagari Singgalang.

“Semoga kerjasama kedepannya tetap berlanjut untuk menjaga dan melestarikan flora dan fauna di Tanah Datar,” sampainya.

Sementara itu Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat mahasiswa Biologi UNP Reki Kardiman menyampaikan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka melanjutkan penemuan salah satu hewan unik yaitu Kelinci di Gunung Tandikek nagari Singgalang.

Baca Juga  Personil Polda Sumbar Lulusan Terbaik  Pendidikan "Policing Innovation and Leadership" di Dubai

“Melalui pengabdian kepada masyarakat yang merupakan program integrasi prodi dan nagari untuk melakukan penelitian terhadap satwa dalam bentuk Alek Konservasi, yang bertujuan untuk menjaga beberlangsungan habitat langka tersebut,” sampainya.

Reki Kardiman tambahkan konservasi dilakukan dengan berbagai kegiatan sosialisasi kepada sekolah-sekolah, masyarakat dengan bekerjasama dengan Walinagari dan Pokdarwis.

” Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah daerah, pemerintah Nagari, tokoh masyarakat, instansi terkait lainnya serta masyarakat, semua bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Baca Juga  Gema Takbir Nasional, Menag: Jadikan Masjid Sumber Manfaat bagi Umat

Dikesempatan itu Walinagari Singgalang Seri Mesra juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa UNP tersebut.

“Terima kasih dan apresiasi kami atas pengabdian dan penelitian yang dilakukan Mahasiswa Fakultas MIFA UNP, sehingga menemukan hewan endemik Kelinci Belang untuk konservasi sebagai hewan langka untuk dijaga dan dilestarikan ke depannya,” katanya.

Turut hadir dikesempatan tersebut Sekretaris Dinas PMDPPKB Heru Rahman, Camat X Koto bersama forkopimca, Wali Nagari se Kecamatan X Koto, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (*/002)