Kepada UMKM, Sri Hidayani berharap untuk gencar memperkenalkan rendang ini. “Sebab rendang jamur dari kota kita belum begitu dikenal. Dengan adanya demo ini, juga sebagai ide serta inovasi baru untuk para pelaku UMKM. Orang vegetarian tentunya banyak mencari juga rendang yang bukan berbahan dasar daging,” tambahnya.
Dalam demo tersebut, para peserta diajarkan cara membuat rendang jamur, sebuah variasi modern dari rendang tradisional yang lebih sehat.
Hipermi berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal alternatif bahan baku yang dapat digunakan dalam masakan rendang. Serta mempromosikan rendang jamur sebagai salah satu produk unggulan baru dari Sumatera Barat terutama Kota Padang Panjang.
Ketua Hipermi Cabang Padang Panjang, Vianti Maghdalena mengatakan, demo masak ini sangat bermanfaat untuk memperkenalkan dan mempromosikan rendang jamur lebih luas sebagai salah satu produk UMKM yang menjanjikan.
“Orang luar hanya tau rendang itu dibuat dengan bahan daging. Padahal rendang bisa dikreasikan dengan bahan lain seperti jamur ini. Dengan adanya demo ini saya berharap rendang jamur bisa semakin populer dan menjadi salah satu kuliner kebanggaan Padang Panjang,” ujarnya.
Setelah selesai masak, masyarakat yang hadir bersama-sama mencicipi rendang jamur. Kegiatan ini diharapkan memiliki manfaat lebih jauh terhadap pengenalan produk UMKM rendang jamur. (*/001)