Nasional

Men-PANRB Beri Sinyal Penerimaan CPNS 2026! Bagaimana dengan Nasib PPPK Jadi ASN?

×

Men-PANRB Beri Sinyal Penerimaan CPNS 2026! Bagaimana dengan Nasib PPPK Jadi ASN?

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KabaTerkini.com Pemerintah buka peluang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Jika demikian, bagaimana dengan status PPPK yang terus bermimpi ingin menjadi ASN.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini buka suara soal kemungkinan pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Dia mengatakan tengah membicarakan hal tersebut, termasuk soal jumlah formasi dan jadwal pembukaan
Kini, pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan di tiap instansi. Selain itu kebutuhan yang sesuai dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kita sedang membicarakan, karena pertama yang harus jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden,” jelas Rini dikutip dari Detikcom, Sabtu (25/07/26).

Baca Juga  Momen Hari Jadi Kota, 355 Tukik Penyu Maskot Kota Padang Dilepas di Pantai Air Manis

Rini mengatakan pemerintah belum bisa memastikan kapas waktu pelaksanaannya, sebab masih menunggu hasil pembahasan dengan Kementerian Keuangan untuk kemampuan anggaran negara.

“Ini masih di dalam perhitungan, dan juga kita sedang diskusi dengan Kementerian Keuangan mengenai kemampuan keuangan negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program yang kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, karena kita kan harus hitung, kesesuaian antara kompetensi yang memang dibutuhkan,” dia menuturkan.

Saat dikonfirmasi ulang soal CPNS akan dibuka tahun ini, Rini hanya mengatakan potensinya ada. Namun kepastiannya belum ada karena masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

Baca Juga  BPOM Temukan 1,3 Juta Link Live Shopping Bermasalah, Umumnya Penjualan Produk Kecantikan

“Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, karena masih sedang dibahas antar kementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah, jumlah kebutuhan,” jelas dia.

Pemerintah juga tidak ingin terburu-buru mengumumkan formasi. Rini menjelaskan perlu menghitung kebutuhan setiap instansi.

Perhitungan kebutuhan ini bukan hanya dari jumlah pegawai. Namun terkait kompetensi yang diperlukan oleh tiap instansi.

“(Jumlah formasi) belum, itu kan harus dihitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari jumlah yang pensiun atau bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal dan sebagainya,” pungkasnya. (*/005)