Padang PariamanTerkini

Trauma Proyek Miliaran Cuma Tahan 2 Tahun, Bupati JKA Minta Pembangunan Jembatan Tahan Galodo!

×

Trauma Proyek Miliaran Cuma Tahan 2 Tahun, Bupati JKA Minta Pembangunan Jembatan Tahan Galodo!

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, KabaTerkini.com -Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) bersyukur kepastian dukungan anggaran pemerintah pusat (APBN) untuk pembangunan 2 jembatan dan normalisasi sungai dengan anggara total Rp312,5 miliar.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Anggota DPR RI, Andre Rosiade saat meninjau jembatan Sikabau, Lubuk Alung Padang Pariaman yang ambruk 2023 lalu. Padahal jembatan tersebut baru beroperasi 2 tahun.

Bupati JKA berharap anggaran Rp47 miliar untuk Jembatan Anduriang dan Rp47,5 miliar untuk Jembatan Sikabu serta Rp218 miliar untuk normalisasi sungai dapat menghasilkan infrastruktur yang kuat, kokoh, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Harapan kita, dengan anggaran yang cukup tinggi Rp47 miliar, tentu insyaallah akan dibangun jembatan yang kokoh dan sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujar John Kenedy.

Khusus untuk Jembatan Sikabu, Bupati menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek ketahanan terhadap bencana. Pasalnya, jembatan tersebut telah dua kali roboh akibat banjir.

Baca Juga  Belum Sepekan Usai Festival Muaro, Kota Padang Kembali Bersiap untuk Even GSNA VIII 2024

“Jembatan Sikabu itu sudah dua kali roboh. Mudah-mudahan pembangunan yang ketiga kali ini jembatan itu betul-betul kuat, kokoh, bertahan lama, dan bisa bertahan kalau terjadi banjir lagi. Begitu juga Jembatan Anduriang,” katanya.

Dengan kepastian pembangunan Jembatan Anduriang dan Jembatan Sikabu serta program normalisasi Batang Anai, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap konektivitas masyarakat segera kembali pulih dan ketahanan infrastruktur terhadap bencana semakin kuat.

Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, kementerian/lembaga, dan masyarakat diharapkan mampu memastikan seluruh program tersebut berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Padang Pariaman.

Sementara itu, Anggota DPR RI Andre mengatakan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat.

Baca Juga  Kalahkan Dominasi Si Kembar Avanza-Xenia, Ini Dia Mobil Baru Paling Favorit Keluarga di Indonesia

Pemerintah pusat, kata dia, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp19 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap mulai 2025 hingga 2028.

“Sekali lagi, inilah bentuk komitmen Presiden Prabowo yang sudah menyiapkan anggaran Rp19 triliun untuk dana rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat. Dana rehab rekon ini akan dicairkan secara bertahap dari 2025 sampai 2028,” katanya.

Menurut Andre, dukungan anggaran tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah pusat membangun kembali infrastruktur Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Padang Pariaman yang menjadi salah satu wilayah terdampak bencana. (*/001)