Lebaran

Hiburan Tradisional Buaiyan Kaliang Semarakan Lebaran di Bungus Padang

×

Hiburan Tradisional Buaiyan Kaliang Semarakan Lebaran di Bungus Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com – Memasuki Hari Raya Idul Fitri, kawasan Kayu Aro, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, berubah menjadi riuh. Daya tarik utamanya bukanlah wahana modern, melainkan Buayan Kaliang, sebuah ayunan tradisional yang digerakkan secara manual oleh tenaga manusia.

Bagi masyarakat setempat, Buayan Kaliang bukan sekadar permainan. Ia adalah simbol perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Keberadaannya yang hanya muncul satu kali dalam setahun, yakni saat lebaran menjadikan momen ini sebagai agenda wajib yang paling dirindukan, terutama bagi para perantau yang baru saja menginjakkan kaki kembali di ranah Minang.

Baca Juga  Bahagianya Padang Panjang, Ribuan Perantau dan Masyarakat Shalat Id Bersama di Lapangan Banca Laweh

Suasana di Kayu Aro selalu terpantau padat setiap harinya selama libur lebaran. Gelak tawa anak-anak yang menaiki ayunan kayu raksasa tersebut menyatu dengan riuh rendah percakapan antarwarga yang saling melepas rindu.

“Ini adalah jantungnya lebaran di Bungus. Tanpa Buayan Kaliang, rasanya seperti ada yang kurang dalam tradisi mudik kami,” ujar Wiki, salah seorang warga setempat.

Pemerintah setempat dan warga sekitar pun menyulap kawasan ini menjadi destinasi wisata keluarga yang lengkap. Tidak hanya terpaku pada Buayan Kaliang, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas seperti, wisata kuliner, area bermain anak, pojok mewarnai bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas.

Baca Juga  Berkat Sistem One Way, Arus Balik di Jalur Bukittinggi-Padang Terpantau Lancar di Padang Panjang

Kemeriahan ini membuktikan bahwa tradisi lokal yang dirawat dengan baik mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus perekat hubungan sosial antarwarga. Bagi Anda yang sedang berada di Padang, menikmati sore di Bungus Barat sambil melihat putaran manual Buayan Kaliang adalah cara terbaik untuk merasakan esensi lebaran yang sesungguhnya. (*/001)