NagariAgamSumbarTerkini

Petani Agam Mulai Bercocok Tanam Lagi Usai Sawah Mereka Porak-Poranda Diterjang Galodo

×

Petani Agam Mulai Bercocok Tanam Lagi Usai Sawah Mereka Porak-Poranda Diterjang Galodo

Sebarkan artikel ini

AGAM, KabaTerkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam melaksanakan Gerakan Tanam Serentak di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (30/4/2026), sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November 2025. Kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di 19 provinsi di Indonesia.

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt Tan Batuah, menyampaikan bahwa bencana yang terjadi sebelumnya telah menyebabkan kerusakan signifikan pada sektor pertanian, mulai dari lahan, infrastruktur hingga alat mesin pertanian, yang berdampak pada kondisi petani.

“Namun pada hari ini, para petani mulai bangkit kembali bersamaan dengan momentum Gerakan Tanam Serentak setelah berfungsinya kembali sawah-sawah yang sebelumnya terdampak bencana,” ujarnya.

Baca Juga  PLN MOBILE PRO LIGA 2024: Jakarta Electric PLN Libas Livin Mandiri 3-0

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pertanian RI melalui Ditjen Lahan dan Irigasi dengan total bantuan sebesar Rp29,08 miliar yang direalisasikan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, telah dilakukan rehabilitasi lahan sawah seluas 311 hektare, perbaikan infrastruktur optimasi lahan 294 hektare, pembangunan 35 unit dam parit, 53 unit irigasi perpompaan, 27 unit irigasi perpipaan, serta pemeliharaan 21 unit jaringan irigasi tersier.

Selain itu, terdapat tambahan perbaikan infrastruktur optimasi lahan seluas 93 hektare, rehabilitasi jalan usaha tani sebanyak 2 unit, serta rencana optimasi lahan non rawa seluas 1.000 hektare pada tahap kedua.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhort) juga menyalurkan bantuan benih padi untuk lokasi terdampak bencana di Kabupaten Agam melalui APBD Provinsi Sumbar Tahun Anggaran 2026 seluas 550 hektare atau setara 13.750 ton.

Baca Juga  Gawat! Gaji PPPK Terancam, Menkeu Purbaya Tolak Usulan Gubernur Sumbar

Bupati berharap dukungan pemerintah pusat dan provinsi terus berlanjut guna mempercepat pemulihan sektor pertanian di Agam.

“Kami menaruh harapan besar, bantuan ini mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Agam, serta mengembalikan optimisme dan harapan para petani dalam mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik,” ungkapnya.

Gerakan Tanam Serentak ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Agam ke depan. (*/002)