Internasional

Tak Minat Lagi Berunding! Iran Siap Perang Habis-habisan dengan Amerika Serikat

×

Tak Minat Lagi Berunding! Iran Siap Perang Habis-habisan dengan Amerika Serikat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KabaTerkini.com – Perang besar sepertinya di depan mata usai Iran berencana tak menghadiri perundingan lanjutan dengan Amerika Serikat hari ini, Senin (20/04/26). Sementara 2 hari lagi masa gencatan senjata berakhir.

Blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran masih menjadi hambatan utama, dan isu tersebut diperkirakan semakin rumit setelah Presiden Donald Trump pada Minggu (19/04/26) mengumumkan kapal perusak AS menembaki serta mengenai sebuah kapal Iran yang mencoba keluar masuk Selat Hormuz.

Dilansir AFP, lembaga penyiar pemerintah Iran, IRIB, mengutip sumber Teheran mengatakan “saat ini belum ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran berikutnya perundingan Iran-AS”.

Kantor berita Fars News Agency dan Tasnim News Agency sebelumnya juga mengutip sumber anonim yang menyebut “suasana keseluruhan belum bisa dinilai sangat positif” terkait kelanjutan negosiasi. Sumber itu juga menambahkan pencabutan blokade AS merupakan prasyarat untuk negosiasi.

Baca Juga  Sejumlah Direksi dan Komisaris PLN Diganti! Berikut Susunan Lengkap Pimpinan PLN Hasil RUPSLB 2025

Sementara itu, kantor berita pemerintah IRNA juga menyoroti “tuntutan Washington yang tidak masuk akal dan tidak realistis” dengan menyatakan “dalam kondisi seperti ini, belum ada prospek jelas bagi negosiasi yang membuahkan hasil”.

Gencatan senjata selama dua pekan terhitung sejak 8 April lalu antara Iran dan Amerika Serikat akan segera berakhir pada Rabu (22/4).

Sejauh ini baru ada satu sesi negosiasi selama 21 jam yang digelar di Islamabad pada 11 April dan berakhir tanpa hasil, meski persiapan untuk pembicaraan baru tetap berlanjut setelahnya.

“Kami menawarkan Kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya,” tulis Trump pada Minggu, sambil kembali mengancam infrastruktur Iran jika kesepakatan tidak tercapai.

Baca Juga  Meski Gencatan Senjata dengan Iran Tercapai, Gelombang Pemakzulan Trump Tetap Memanas di Washington

Iran sempat membuka kembali Selat Hormuz pada Jumat sebagai respons atas gencatan senjata Israel-Hizbullah di Lebanon, tetapi menutupnya lagi keesokan harinya setelah Amerika tetap mempertahankan blokade kapal-kapal Teheran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei pada Minggu menyebut blokade itu sebagai “pelanggaran” terhadap gencatan senjata dan bentuk hukuman kolektif ilegal terhadap rakyat Iran.

Sejumlah kecil kapal tanker minyak dan gas sempat melintasi selat pada Sabtu pagi saat pembukaan singkat itu berlangsung, namun pada Minggu pagi data pelacakan menunjukkan jalur perairan tersebut kembali kosong dari lalu lintas kapal.

Sore sebelumnya, tiga insiden berupa tembakan dan ancaman Iran terhadap kapal-kapal komersial menunjukkan tingginya risiko setiap upaya penyeberangan. (*/001)