PeristiwaSumbar

PLTU Teluk Sirih dan Ombilin Belum Sinkron ke Interkoneksi Sumatera, Listrik Sumbar Masih Kurang 72 MW

×

PLTU Teluk Sirih dan Ombilin Belum Sinkron ke Interkoneksi Sumatera, Listrik Sumbar Masih Kurang 72 MW

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com — Hingga sore tadi, Sabtu (23/05/26), sistem kelistrikan Interkoneksi Sumatera belum pulih 100 persen. Khusus wilayah Sumatera Barat masih mengalami kekurangan daya sekitar 30 persen lagi dari kebutuhan.

Manager Komunikasi PLN UID Sumatera Barat, Yesi Yuliani mengatakan, hingga sore tadi sekitar pukul 16.40 wib kelistrikan Sumbar masih kekurang sekitar 30 persen lagi dari kebutuhan 240 MW.

Artinya, ada kekurangan daya sekitar 72 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik Sumbar. Saat ini petugas PLN masih berjibaku memulihkan interkoneksi pasca kerusakan kemarin malam.

“Dua pembangkit di Sumbar yakni PLTU Teluk Sirih di Padang dan PLTU Ombilin di Sawahlunto belum bisa masuk ke sistem interkoneksi Sumatera.”

“Target pukul 21.00 wib malam ini tuntas, sehingga defisit bisa terpenuhi. Namun jika belum selesai, pemakaian beban minus sekarang diatur merata, sehingga berpotensi pemadaman bergilir masih berlanjut,” jelas Yesi.

Baca Juga  Nagari Koto Padang akan Bangun Pasar Kuliner di Kawasan Sport Center Dharmasraya

Sistem kelistrikan Sumatera megalami gangguan kemarin malam. Gangguan  terjadi tepatnya pada Saluran Udara Tegangan Tegangan Tinggi (SUTT) 275 kV di Rumai-Muaro Bungo pada pukul 18.44 wib, Jumat (22/05/26).

Yesi menambahkan, saat ini sistem lagi hunting, sementara beban naik terus. Sedangkan pasokan tidak ada tambahan.

Oleh sebab itu, jelasnya, pemadaman otomatis terpaksa dilakukan untuk menjaga keselamatan sistem secara keseluruhan.

“Makanya bisa saja terjadi listrik padam bergiliran. Saat ini petugas PLN di lapangan terus mengupayakan keandalan listrik normal kembali. Mohon doa Bapak/Ibu semoga kelistrikan kembali pulih 100%,” ujar Yesi menjelaskan kondisi listrik saat ini di Sumbar, pasca padam total tadi malam.

Baca Juga  Festival Literasi Sumbar 2026: Dorong Literasi Jadi Gerakan Menjaga Alam dan Budaya

Seperti diberitakan sebelumnya, listrik sebagian pulau Sumatera padam mendadak usai warga menunaikan ibadah Shalat Magrib tadi malam.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” katanya.

Menurut Yesi, gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB ketika sistem SBU dan SBT terpisah sehingga menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total.

“Terputus di SUTET Sungai Rumbai–Muaro Bungo 275 kV,” ujarnya.

Gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Saat ini, tim PLN masih melakukan pemulihan sistem secara bertahap di wilayah terdampak.

“Tim PLN sedang berusaha melakukan progress recovery agar segera pulih 100 persen kembali,” katanya. (*/001)