Ke depannya kata Bupati Eka, kegiatan ini akan terus dilakukan mulai dari event di nagari maupun di kabupaten. Untuk itu Bupati Eka Putra mengharapkan dukungan dan support dari semua pihak.
“Mari sama-sama kita dukung event yang dilaksanakan di masing-masing nagari untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kabupaten Tanah Datar,” ajaknya.
Bupati Eka tambahkan, penampilan tari kolosal yang tampil selama FPM berlangsung juga mampu memukau ribuan pengunjung.
“Ini merupakan hasil dari kerjasama sanggar-sanggar yang ada di Nagari saat perhelatan satu nagari satu ivent. Insyaallah tahun 2025 nanti, kami akan selalu membimbing dan membantu sanggar-sanggar tari supaya tetap eksis dan tetap hidup di nagari nantinya. Tentunya ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama para wali nagari yang ada di masing-masing nagari,” ungkapnya.
Bupati Eka Putra juga menambahkan, FPM tahun 2025 nanti juga ditargetkan akan mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat Tanah Datar yang lebih besar lagi. Karena berkat kerjasama, kerja keras dan dukungan semua pihak, progul Satu Nagari Satu Event berjalan baik dan menciptakan terjadinya multiplier effect, seperti memacu aktifnya sanggar-sanggar seni, UMKM yang semakin berkembang, bahkan juga membangkitkan kembali seni, budaya serta kuliner yang telah lama hilang di nagari.
“InsyaAllah tahun depan progul ini akan kita lanjutkan kembali, dengan lebih banyak nagari dan lebih banyak keunikannya lagi,” sambungnya.












