Beranda Sumbar Pesisir Selatan 5 Balita Meninggal Dunia, Kasus Diare di Pesisir Selatan Mulai Turun Pesisir Selatan5 Balita Meninggal Dunia, Kasus Diare di Pesisir Selatan Mulai TurunKabaTerkini2 min baca9 Mei 2024, 07:46 WIB×5 Balita Meninggal Dunia, Kasus Diare di Pesisir Selatan Mulai TurunSebarkan artikel ini KABATERKINI.Com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dr. Lila Yanwar, melaporkan jumlah kasus diare di Kabupaten Pesisir selatan mulai melandai. Dalam keterangannya, dr. Lila menyampaikan, hingga Selasa 7 Mei 2024, jumlah kasus sejak tanggal 18 April jumlah kasus dilaporkan 238 kasus, dimana peningkatan signifikan pada 1 Mei sampai 5 Mei rata-rata 20 kasus perhari. Tercatat meninggal dunia 5 orang balita (2%) dan yang dirawat dibeberapa fasilitas kesehatan hanya 59 orang (30%) dengan status dehidrasi tingkat ringan dan sedang. Selebihnya sebanyak 179 orang (70%) sembuh. “Saat ini kasus sudah mulai melandai, tidak ada yang berat yang sedang dirawat,” ujar dr. Lila, Selasa (7/5/2024). Beberapa faktor penyebab menurut dr. Lila diduga akibat pencemaran sumber mata air Pincuran Langik akibat dampak bencana, yang dikonsumsi dari depot air minum maupun sumur. Hasil pemeriksaan sampel feses pasien menunjukkan peningkatan kadar E Coli berdasarkan hasil pemeriksaan pada labkesda provinsi dan laboratorium Unand yang diambil oleh tim surveilance epidemiologi dinkes provinsi yang langsung turun ke lapangan pada hari kedua setelah menerima laporan. Sementara pemeriksaan sample air minum oleh BPOM masih menunggu hasil. “Agar pemeriksaan lebih akurat dan diyakini tidak ada faktor penyebab lain, dilakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan PCR oleh Lab Unand dan ditemukan hanya E.Coli, namun masih diselidiki jenis E.Coli tersebut,” kata Lila. Selain itu, Kadinkes beserta jajaran dan bersama Asisten 1 Pemkab Pessel telah mendatangi perangkat kecamatan dan meminta perhatian warga agar tidak lagi mengkonsumsi minuman tanpa dimasak. Pemkab Pessel tetap melakukan pengawasan terhadap depot air minum isi ulang dan meminta agar depot membersihkan alat yang digunakan serta jika perlu mengganti saringan alatnya. Terakhir, Kadinkes bersama jajaran terkait juga melaksanakan pemantauan sampai ke tingkat keluarga, serta mengirimkan bantuan cairan dan Zink ke RS. M Zein serta PMT Balita. (*/002) Baca Juga Diskominfo Pessel Perjuangkan 47 Titik di Bagian Selatan yang Masih Blankspot Berita TerkaitDaerahPesisir Selatan Dapat DAK Sanitasi Rp2,8 Miliar Tahun 2027PeristiwaRazia Gabungan di Pesisir Selatan, Aparat Bongkar 10 Pondok Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNKS DaerahSekda Pessel Pimpin Rapat Tanggap Darurat, Seluruh OPD Diminta Bergerak AktifPesisir SelatanLomba Palai Bada dan Lamang Golek Antar Instansi Semarakkan HUT RI ke-81 di Pesisir SelatanNagariWabup Risnaldi Tebar 10.000 Benih Ikan Garing untuk Restocking Perairan Umum di Sungai GayoNagariPemkab Pesisir Selatan Matangkan Persiapan Pilwana Serentak 2026 di 93 Nagari
Bawa Narkoba dari Pekanbaru, Dua Pria Dibekuk Satresnarkoba Polres PayakumbuhPeristiwa5 November 2026, 16:01 WIB5 November 2026, 22:12 WIB
Hari Ketiga Pencarian, Pemancing Hanyut di Sungai Dalam Solok Selatan Belum DitemukanPeristiwa5 November 2026, 13:54 WIB5 November 2026, 21:57 WIB
FTBI 2026 Dharmasraya, Siswa SD & SMP Unjuk Kemampuan Berbahasa MinangkabauDaerah5 November 2026, 12:54 WIB5 November 2026, 21:03 WIB
Pengaspalan Jalan Nagari Sungai Limau-Batu Kangkung Asam Jujuhan Lanjut 2027Daerah5 November 2026, 11:46 WIB5 November 2026, 20:54 WIB
623 Mahasiswa PPG UNP Tampilkan Inovasi dalam Gelar Karya Proyek KepemimpinanPendidikan5 November 2026, 09:02 WIB5 November 2026, 05:58 WIB
Walikota Padang Bahas PSU Huntap Korban Bencana dengan Menteri PKP RIDaerah5 November 2026, 08:14 WIB5 November 2026, 05:43 WIB