Internasional

Cuekin Ancaman Trump, Iran Tantang Amerika “Perang Basosoh” Sampai Tamat

×

Cuekin Ancaman Trump, Iran Tantang Amerika “Perang Basosoh” Sampai Tamat

Sebarkan artikel ini

TEHERAN, KabaTerkini.com – Iran sama sekali tak gentar dengan ultimatum Trump. Bahkan sebaliknya, Iran menantang Amerika Serikat perang habis-habisan sampai akhir.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan negaranya tidak peduli apapun itu yang disampaikan Trump. Apakah itu ultimatum atau gencatan senjata, kali ini Iran ingin meladeni Amerika habis-habisan.

Menurut Abbas, mekanisme gencatan senjata dinilai hanya bersifat sementara dan berpotensi memicu konflik kembali di kemudian hari.

Namun Iran tetap menawarkan penghentian perang secara menyeluruh dan permanen. Artinya tidak ada lagi serangan kepada Iran.

Dikhianati dua kali

Menurut Abbas, negaranya punya pengalaman pahit yang tidak ingin terulang.

Baca Juga  Amerika Serikat Mulai Bergejolak! Jutaan Warga Demo Besar-besaran Protes Kebijakan Trump

“Kami tidak mencari gencatan senjata karena kami tidak ingin skenario ini terulang lagi setelah beberapa waktu. Kami ingin perang berhenti sepenuhnya dan selamanya. Kami tidak percaya pada gencatan senjata, kami percaya pada berakhirnya perang,” ujar Araghchi mengutip media Sputnik.

Abbas pun menyinggung soal perjanjian nuklir dengan AS yang justeru dilanggar dua kali.

“Anda tahu, kami memiliki pengalaman amat pahit dalam berbicara dengan Amerika,” kata Araghchi, seperti dikutip Anadolu Agency.

Pernyataan Araghchi merujuk pada perang 12 hari Iran vs Israel pada Juni 2025, di mana saat itu Teheran sedang dalam negosiasi nuklir dengan AS.

Baca Juga  Balik dari Rusia, Prabowo Langsung ke Medan Cek Penanggulangan Bencana Banjir 

Dan ketika perang meletus, AS malah ikut-ikutan Israel menyerang Iran dan menghancurkan situs-situs nuklir Teheran. Itu yang pertama.

Yang kedua, sebelum serangan 28 Maret , Iran dan AS juga sedang dalam putaran ketiga negosiasi, yang menurut Oman, selaku mediator, telah berjalan konstruktif.

Namun, lagi-lagi, Israel dan AS menyerang Iran, bahkan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Atas dasar itulah Iran kini tak lagi punya kepercayaan kepada AS. (*/002)