PADANG, KabaTerkini.com – Puluhan warga Guo Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang terjebak banjir bandang. Mereka menjerit minta tolong karena tak bisa keluar rumah menyelamatkan diri setelah terkurung derasnya arus banjir bandang, Sabtu (10/10/26).
Jeritan warga minta tolong tersebut beredar di whatsapp group dan media sosial. Terdengar jelas disebutkan sekitar 30 warga korban banjir di Guo-Pasa Lalang Kuranji terjebak tak bisa menyelamatkan diri.
Sementara, di kawasan Perumahan Elit Lumin Park Lubuk Minturun, puluhan mobil dan penghuni rumah juga dilaporkan terjebak banjir. Mereja tak sempat keluar rumah, karena srus sungai Lubuk Minturun begitu deras menggantam komplek tersebut.
Seperti diketahui, Lumin Park merupakan salahsatu lokasi terparah dihantam banjir bandang 25 November tahun lalu.
Dari pantauan redaksi RuangSumbar.com, banjir terparah kembali menerjang perumahan elit Lumin Park yang akhir tahun lalu juga dihondoh banjir bandang.
Sementara di lokasi seperti Siteba, Alai-Ampang dan Aie Pacah air mulai setinggi lutut hingga pinggang dewasa.
Banjir yang dipicu curah hujan tinggi sejak Sabtu siang itu umumnya melanda kawasan perumahan dan perkantoran.
Dari informasi di grup WhatsAap yang beredar, banjir mulai memasuki permukiman warga. Bahkan, aliran sungai meluap cukup deras.
Seperti di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, komplek-komplek perumahan di Sungai Lareh. Kemudian, Guo Pasa Lalang dan Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji. (*/002)












