Beranda Terkini Cegah Terjadi Pelanggaran, IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi TerkiniCegah Terjadi Pelanggaran, IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika ProfesiKABATerkini.com2 min bacaKamis, 15 Mei 2025, 08:48 WIB×Cegah Terjadi Pelanggaran, IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika ProfesiSebarkan artikel ini JAKARTA, KabaTerkini.com – PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC), sebagai Holding Rumah Sakit BUMN yang membawahi jaringan rumah sakit dan klinik dari Aceh hingga Papua, menegaskan komitmennya dalam membangun sistem tata kelola klinis (clinical governance) yang berbasis pada etika profesi. Pendekatan tersebut diyakini menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermartabat, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien. Direktur Medis IHC, dr. Lia Partakusuma, menyampaikan bahwa etika profesi merupakan jantung dari tata kelola layanan klinis. “Etika adalah kunci integritas sistem. Tanpa komitmen pada etika profesi, semua protokol dan standar layanan akan kehilangan esensi utamanya yaitu kemanusiaan. Di IHC, kami membangun budaya klinis yang tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga menjunjung nilai-nilai moral dan profesional,” ungkap dr. Lia. Baca Juga Presiden Jokowi Ingatkan BPKP: Tugasnya Itu Mengawasi Terjadi Penyimpangan, Bukan Cari-cari Kesalahan!Sebagai bagian dari penguatan sistem ini, IHC secara berkesinambungan mengembangkan kebijakan dan program edukasi internal yang selaras dengan Undang-Undang No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI), serta standar etik profesi keperawatan. Pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan pada Jumat, 9 Mei 2025, menjadi salah satu bentuk konkret dukungan terhadap arah kebijakan tersebut. Etika profesi yang ditegakkan IHC mencakup prinsip-prinsip moral universal seperti otonomi pasien, tanggung jawab untuk berbuat baik dan tidak merugikan, serta keadilan dalam pemberian layanan. Dalam konteks keperawatan, nilai-nilai seperti penghargaan terhadap martabat pasien, advokasi, empati, dan kedekatan menjadi aspek penting yang ditekankan dalam interaksi profesional sehari-hari. “Penerapan etika tidak hanya mencegah pelanggaran atau risiko hukum, tetapi justru memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi. Etika adalah jaminan bahwa pasien diperlakukan bukan sebagai objek klinis, tetapi sebagai manusia yang utuh,” tambah dr. Lia. Baca Juga Padang Panjang Terisolasi Pasca-Galodo Hantam Agam-Tanah Datar, Jalan-Jalan Utama PutusMelalui fungsi Komite Medik dan Komite Keperawatan, IHC juga memperkuat mekanisme kredensial, pembinaan mutu profesi, dan pemeliharaan disiplin sebagai bagian dari sistem tata kelola klinis yang terintegrasi. Hal ini memperkuat posisi IHC sebagai institusi layanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan kompetensi, tetapi juga karakter. Ke depan, lanjutnya, IHC akan terus memperluas program pembinaan etika profesi sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat budaya organisasi berbasis nilai. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi besar yang tengah digerakkan IHC dalam mewujudkan ekosistem kesehatan nasional yang unggul, terintegrasi, dan dipercaya masyarakat. (*/001) Berita TerkaitBREAKING NEWSTersangka Baru! Bareskrim Ungkap Peran Strategis Irjen Slamet Uliandi dalam Penyadapan PresidenPendidikan623 Mahasiswa PPG UNP Tampilkan Inovasi dalam Gelar Karya Proyek KepemimpinanPeristiwaRazia Gabungan di Pesisir Selatan, Aparat Bongkar 10 Pondok Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNKS TerkiniDiduga Edarkan Sabu, Seorang Pemuda Padang Tangah Diciduk Polres PayakumbuhBRI Super LeagueBekuk Sumsel United 1-0, Semen Padang FC Naik ke Papan Atas Klasemen ChampionshipDaerahPemko Padang Targetkan 523 Unit Hunian Tetap Korban Bencana Rampung Tahun Depan
Longsor Timbun Badan Jalan, Jalur Sumbar-Riau Ditutup di Kawasan Koto Alam PangkalanBREAKING NEWSJumat, 6 November 2026, 11:51 WIB
Tersangka Baru! Bareskrim Ungkap Peran Strategis Irjen Slamet Uliandi dalam Penyadapan PresidenBREAKING NEWSJumat, 6 November 2026, 09:23 WIBJumat, 6 November 2026, 09:25 WIB
Kick Andy Foundation Bawa Masa Depan Baru Bagi Penyandang Cacat Kaki di PariamanDaerahJumat, 6 November 2026, 08:09 WIBJumat, 6 November 2026, 09:24 WIB
Hadapi Roy Suryo! Jokowi Siapkan Amunisi Lengkap, Semua Ijazahnya Dibawa ke PN JaktimBREAKING NEWSJumat, 6 November 2026, 07:15 WIBJumat, 6 November 2026, 09:17 WIB
Jokowi Akhirnya Hadiri Sidang Dugaan Ijazah Palsu di PN JaktimBREAKING NEWSJumat, 6 November 2026, 06:26 WIB
Dari Perut Bukit Lubuk Alung, Pabrik Listrik Itu Berpusing Menerangi Kota Sampai Lahan Pertanian MasyarakatDaerahKamis, 5 November 2026, 20:48 WIBJumat, 6 November 2026, 22:42 WIB