PESISIRSELATAN, KabaTerkini.com – Kelompok Laskar Peduli Lingkungan (LPPL) Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Kali ini, apresiasi datang melalui sertifikat penghargaan yang diberikan dalam program yang didukung UNESCO sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi kelompok tersebut dalam edukasi kebencanaan dan kesiapsiagaan menghadapi tsunami di Indonesia.
Ketua LPPL Ampiang Parak, Haridman, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian terhadap komitmen kelompoknya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana.
“Beberapa waktu lalu kami dinilai atas dedikasi dalam pelestarian lingkungan dan perlindungan kawasan pantai. Alhamdulillah, kini penghargaan itu telah kami terima,” ujar Haridman.
Penghargaan tersebut menambah daftar panjang prestasi yang diraih LPPL Ampiang Parak sejak berdiri pada 2012. Selama hampir 14 tahun, kelompok yang beranggotakan para relawan peduli lingkungan itu konsisten melakukan rehabilitasi kawasan pesisir, penanaman vegetasi pantai, penangkaran penyu, edukasi kepada masyarakat, hingga berbagai kegiatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman tsunami.
Berbagai penghargaan dari tingkat daerah, nasional hingga internasional telah berhasil diraih. Namun demikian, Haridman menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama organisasi yang dipimpinnya.
“Penghargaan itu hanya pemanis. Tujuan kami hanya satu, yaitu pelestarian lingkungan. Jika kemudian mendapat apresiasi dari masyarakat atau lembaga, tentu kami bersyukur. Yang jelas, mari bersama-sama menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan,” katanya.
Keberhasilan LPPL Ampiang Parak menjadi bukti bahwa gerakan masyarakat di tingkat nagari mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga mendapat perhatian dunia. Pengakuan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi komunitas lain untuk terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. (*/001)












