JAKARTA, KabaTerkini.com – Presiden RI Prabowo Subianto sangat murka begitu mengetahui dirinya sebagai kepala negara disadap oleh para jenderal polisi.
Prabowo mengetahui dirinya disadap setelah mendapat laporan dari Kapolri.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memastikan Presiden telah mengetahui persoalan tersebut setelah mendapat laporan dari Kapolri.
Yusril mengatakan, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto telah menyampaikan informasi mengenai dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pejabat negara kepada Prabowo.
Menurut Yusril, dugaan penyadapan terhadap kepala negara dan sejumlah menteri bukan persoalan biasa. Kasus tersebut menyangkut keamanan dan kepentingan negara, terlebih hingga kini belum diketahui secara pasti tujuan penyadapan terhadap para pejabat tersebut.
“Bayangkan seorang Presiden diintersep, disadap, bayangkan para menteri disadap, dan kita sebenarnya tidak tahu untuk apa penyadapan itu dilakukan, itu bukan masalah sederhana, itu masalah serius bagi sebuah negara,” ujarnya. (*)












